Suatu hari seorang anak berinisial A sedang dengan kedua orang tuanya, ketika sampai di sebuah taman,kedua orang tuanya duduk di kursi taaman untuk menikmati pemandangan n anak tersebut bertemu anak-anak lain dan kemudian berlari-lari bersama..
Tak lama berselang kemudian, dari kejauhan datanglah seorang pemuda yang bertubuh kekar, bertampang seram dan bertato pada lengan yang pasti secara fisik memenuhi syarat untuk menjadi seorang penjahat sampai siapapun yang berada di taman tersebut n melihat pemuda itu tak ayal banyak yang ketakutan tak terkecuali orang tua si anak A jadi mereka ingin segera pulang ke rumah meskipun demikian mereka tidak mungkin meninggalkan taman tersebut karena anak mereka sedang tengah asyik bermain kejar-kejaran dengan anak- lain yang tempatnya agak jauh dari tempat duduk mereka sehingga meskipun sudah dipanggil berkali-kali tetapi si anak A tetap tidak mendengar.
Sekitar selang berapa menit, ada suatu kejadian yang mungkin tidak akan terlupakan oleh kedua orang tua n si A tersebut ketika si anak A tengah berkejar-kejaran ternyata tanpa disadari dia terjatuh dalam kolam yang masih berada di sekitar taman.
Tanpa diduga sedikitpun ketika si anak A terjatuh dalam kolam tersebut, pemuda yang tadinya di jauhi n ditakuti banyak orang secara spontan berlari ke arah kolam untuk menolong si anak A.
Cerita fiksi ini hanyalah sebuah gambaran bahwa tidak semua karakter manusia dapat dinilai secara fisik atau tingkah luar karena pada titik-titik n kondisi tertentu manusia dapat bertindak yang tidak pernah diperkirakan oleh orang lain.
So untuk kita semua jangan pernah cepat memvonis orang lain agar kita semua tidak kecewa.
Arti Sumpah Pemuda
17 tahun yang lalu



Tidak ada komentar:
Posting Komentar